Hujan

 

Hujan malam ini
Warnanya ungu gelap
Pudar
Aku menangis di balik selimut
Merah Jambu
Hangat, menyedihkan
Hujan bicara padaku, memaki tanpa henti
Si bodoh ini, apa yang dia lakukan?
Hujan malam ini menusuk seperti ribuan jarum
Aku ingin mati

Hujan hari selasa
Warnanya biru muda
Terang
Hujan tidak sendiri, dia bersama matahari
Aku tertawa dibawah rintik hujan
Laki-laki pembawa cokelat, tanpa payung ia berdansa

Hujan Jum’at malam
Hitam pekat
Hapus hitam tapi tak bisa
Sudah terlalu kelam
Hujan diam, aku diam
Hitam ditinggal ungu, merah jambu, biru muda
Hujan diam, aku diam
Tinggal hitam sendiri
Sendiri sepi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Patah Hati Tetap Menyakitkan Berapa Pun Usia Kita

Sebuah Bentuk Kesedihan

[BOOK REVIEW] Carmine Karya Ruwi Meita